islami

islami

Minggu, 17 April 2011

Maksiat

- Maksiat dan dosa mempunyai pengaruh yang sangat dahsyat dalam kehidupan umat manusia. Bahayanya bukan hanya berpengaruh di dunia tetapi sampai dibawa ke akhirat.
Semua kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia, baik yang besar maupun yang kecil, bermuara pada tiga hal:
   Pertama; terikatnya hati pada selain Allah
   kedua; mengikuti potensi marah,
   ketiga; mengikuti hasrat syahwat.
   Ketiganya adalah syirik, zhalim, dan keji


Sesungguhnya seorang hamba jika melakukan dosa, maka terbentuklah noda hitam dalam hatinya. Jika ia melepaskan dosa, istighfar dan taubat, bersihlah hatinya. Ketika mengulangi dosa lagi, bertambahlah noda hitamnya, sehingga menguasai hati
agar terhindar dari jebakan kemaksiatan, manusia harus melakukan tiga hal yaitu: 
   pertama; menguatkan keimanan dan hubungan hati dengan Allah swt. dengan senantiasa mengikhlaskan segala amal perbuatan hanya karena Allah. 
   Kedua; mengendalikan rasa marah, karena marah merupakan pangkal sumber dari kezhaliman yang dilakukan oleh manusia.
   ketiga; menahan diri dari syahwat yang menggoda manusia sehingga tidak jatuh pada perbuatan zina


- Pengaruh kemaksiatan pada diri manusia antara lain:
-1. Lalai dan keras hati
 2. Terhalang dari ilmu dari rezeki
 3. Kematian hati dan kegelapan di wajah
 4. Terhalang dari penerapan hukum Allah
 5. Hilangnya nikmat Allah SWT
  
- Debu yang menempel pada kaca rumah kita ,jika dibersihkan setiap hari ,niscaya kaca akan selalu bersih.tetapi jika dibiarkan maka lambat laun akan semakin sulit bagi kita utk membersihkannya. Begitu juga dgn kita jika setiap hari kita selalu memohon ampun pada Allah akan dosa-dosa kita, maka niscaya kita pun bersih dari dosa-dosa.Akan tetapi jika kita biarkan ,kita enggan istighfar memohon ampunan-Nya maka niscaya hati kita pun semakin kotor dan semakin sulit untuk menerima kebaikan-kebaikan.


Oleh karena itu umat Islam dan para pemimpinnya harus berhati-hati dari jebakan-jebakan cinta dunia dan ambisi kekuasaan. Jauhi segala harta yang meragukan apalagi yang jelas haramnya. Karena harta yang syubhat dan meragukan, tidak akan membawa keberkahan dan akan menimbulkan perpecahan serta fitnah. Kemaksiatan yang dilakukan oleh individu, keluarga, dan masyarakat akan menimbulkan hilangnya nikmat yang telah diraih dan akan diraih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar